Cara Membuat Hosting Sendiri

Istilah web hosting atau sewa hosting mungkin adalah istilah yang sangat umum pada saat ini.
Apalagi sejak semakin maraknya dunia online. Semakin banyak orang yang ingin memiliki website
profesional membuat istilah ini menjadi semakin umum. Tapi, apakah anda tahu pengertian dari web
hosting itu sendiri?

cara membuat web hosting
Pengertian web hosting sebenarnya adalah layanan jasa atau penyewaan tempat untuk menyimpan
file atau script anda di internet sehingga memungkinkan seseorang atau sebuah perusahaan
menampilkannya dalam bentuk web atau situs.

Selain itu, ada pula yang menganggap pengertian web hosting sebagai tempat penyimpanan data
berupa file dalam ukuran megabytes hingga terabyted yang memiliki koneksi ke internet. Sehingga
data tersebut dapat diakses oleh seluruh pengguna internet dari tempat manapun.
Selain menggunakan jasa penyedia hosting, sebenarnya anda juga dapat membuat hosting sendiri
dengan memperhatikan cara membuat hosting sendiri berikut ini. Akan tetapi, sebelum itu anda
harus memastikan bahwa komputer anda memiliki OS Windows dan memiliki koneksi internet yang
unlimited.

1. Install Apache HTTP server
Sebelum memulai, anda harus menghentikan dulu semua software firewall atau server lain seperti
Windows Firewall, Skype, Trillian, dan berbagai aplikasi pesan instan lainnya. Hal ini dilakukan agar
proses instalasi server dan start up bisa berjalan lancar.
Selanjutnya, anda bisa mendownloada Apache HTTP Server dan pilih “Win32 Binary (MSI Installer)”.
Anda harus menerima perjanjian lisensi dan menggunakan lokasi C: Program Files\Apache Software
Foundation\Apache2.2\ sebagai lokasi default. Lalu masukkan alamat email anda dan homeip.net
sebagai informasi domain sementara. Lalu gunakan setelan “Typical Installation” untuk
menyelesaikan proses instalasi.
Setelah proses itu selesai, anda dapat membuka web browser dan membuka alamat
http://localhost/. Proses instalasi berhasil dilakukan jika pada halaman tersebut tertulis “If you can
see this, it means that the installation of the Apache web server software on this system was
successful.”

2. Konfigurasi Apache untuk berbagi dokumen dari folder yang diinginkan
Misalkan anda ingin berbagi dokumen yang ada di folder C:\FBI\MyMusic, maka anda perlu
menggunakan notepad untuk membuka file konfigurasi Apache
C:\ProgramFiles\ApacheGroup\Apache2\conf\httpd.conf. Dalam file ini, anda perlu meletakkan
komentar pada baris yang dimulai dengan DocumentRoot ditambah dengan direktori anda. Misalnya
menjadi seperti ini:
#DocumentRoot "C:/ProgramFiles/Apachegrup/Apache2/htdocs"
DocumentRoot "C:/FBI/MyMusic"

Lalu isi pada baris yang dimulai dengan direktori “C:/Program…” dan tambahkan dengan direktori
milik anda menjadi seperti ini:
#
.directory htdocs="" pache2="" pachegroup="" rogramfiles="".
.directory music="" y="".
ganti . dengan < dan >
sekitar 20 baris kode dibawahnya Anda akan menemukan barisan kode seperti ini:
AllowOverride None
ubah menjadi :
AllowOverride All
Setelah selesai, simpan file httpd.conf tadi dan klik icon apache di taskbar, lalu pilih restart.
Selanjutnya, kunjungi lagi http://localhost / di web browser anda. Jika langkah yang anda lakukan
sudah benar, maka daftar file musik anda akan ada di web browser.

3. Berikan password akses
Agar tidak sembarang orang bisa mendownload file musik anda dan membuat bandwidth anda
terkuras, maka anda perlu mengamankan file dengan menggunakan password. Caranya adalah
dengan menggunakan command prompt (pergi ke menu start, pilih run, ketik cmd). Lalu lakukan
pengubahan direktori apache dengan mengetikkan:
cd "C:\Program Files\Apache Software Foundation\Apache2.2\bin"
Setelah itu, buatlah sebuah password dengan mengetikkan :
htpasswd -c "C:\DocumentsandSettings\FBI\my_password_file.txt" fbi
Lalu anda perlu mengganti alur file untuk mengubah password baru anda. Anda perlu mengganti FBI
dengan nama pengguna yang ingin anda gunakan, lalu bila diminta, anda dapat memasukkan
password sesuai keinginan anda. Setelah setting password selesai, file password akan selesai dibuat
secara otomatis.
Selanjutnya, anda perlu mengakses login yang sudah dibuat ke direktori musik dengan membuka file
baru dam aplikasi notepad, lalu copy pastekan code berikut ini:
AuthType Basic
AuthName "This is a private area, please log in"
AuthUserFile "c:\Documents and Settings\Gina\my_password_file.txt"
AuthGroupFile /dev/null
require valid-user

Buka kembali http://localhost/ di browser anda dan login menggunakan username dan password
yang sudah diatur tadi.

4. Web Server anda telah selesai
Setelah seluruh langkah tersebut anda lakukan, maka cara membuat hosting sendiri telah selesai dan
anda dapat membuka server web anda sendiri melalui komputer lain dengan mengetikkan alamat IP
komputer anda di web browser.

Artikel Terkait Cara Membuat Hosting Sendiri